TV nya Dimas

Senin, 06 April 2009

Fungsi adobe photoshop

Pendahuluan

Adobe Photoshop™ merupakan salah satu program pengolah gambar profesional. Banyak dipakai oleh desainer dalam mengolah gambar sehingga sesuai dengan yang dikehendaki. Dengan berbagi penambahan fasilitas yang sebelumnya tidak terdapat pada release dibawahnya, Adobe Photoshop 7 menduduki peringkat 1 di dunia software editing photo. Dan terbukti paling banyak dipakai. Pada kesempatan kali ini kita akan belajar mengenal Adobe Photoshop sebagai program pengolah gambar yang dapat kita manfaatkan untuk membantu memvisualisasikan ide kita guna menghasilkan karya grafis yang bermanfaat untuk tujuan hobby ataupun untuk membantu penjelasan materi perkuliahan di kelas.

Mengenal Photoshop 7.0 

1. Toolbox (Window | Tools) 

Untuk membuat atau mengedit gambar tentu dibutuhkan peralatan yang memadai. Toolbox dalam Photoshop berisi sekumpulan tool yang sering dipakai dan masingmasing mempunyai fungsi berbeda.

2.Option Bar

Setiap tool (alat) pada toolbox mempunyai setting yang bisa diubah sesuai dengan kebutuhan. Untuk itu disediakan Option Bar (Window | Options).

3. Palet

Palet digunakan sebagai perangkat bantu sehingga gambar bisa diedit lebih mudah dan cepat. Palet yang ada pada Photoshop, antara lain: Navigator, Info, Color, Swatches, Styles, History, Actions, Layers, Channels, Paths, Paragraph, Tool Preset dan Character.
Kegunaan Tools Dasar pada Photoshop 7.

Hasil manipulasi gambar yang bagus pada dasarnya dibuat dengan melakukan operasioperasi dasar dalam urutan tertentu. Berikut adalah beberapa operasi dasar yang sering digunakan: 

1. Seleksi, digunakan untuk memilih area gambar yang akan diedit. Dengan demikian, manipulasi yang dilakukan pada gambar hanya akan berpengaruh pada bagian yang diseleksi saja. 
- Marquee Tool: Rectangular (seleksi berbentuk persegi panjang) 


- Elliptical (seleksi berbentuk elips dan lingkaran) 

- Single Row (seleksi satu baris dengan tinggi satu pixel)

- Single Column (seleksi satu kolom dengan lebar satu pixel) 

- Magic Wand Tool , membuat seleksi otomatis pada gambar berdasarkan keadaan warna gambar itu sendiri. Bagian gambar yang mempunyai warna sama (atau hampir sama) akan diseleksi. 

- Lasso Tool membuat seleksi berdasarkan gerakan mouse. 

- Polygonal : seleksi segi banyak. 

- Magnetic : seleksi berdasar gerak mouse dikombinasikan dengan warna pada gambar. 

- Mask, channels dan path, digunakan untuk memanipulasi seleksi lebih lanjut (menyimpan seleksi, meload seleksi, seleksi dengan gradasi, dll). 

- Guide, Grid dan Ruler, digunakan untuk memudahkan seleksi obyek. 

2. Menulis, digunakan untuk membuat tulisan pada gambar. Anda bisa menggunakan Type Tool 
- horizontal (tulisan mendatar), 


- vertical (tulisan vertikal), 

- horizontal mask (seleksi dengan bentuk tulisan mendatar), 

- vertical mask (seleksi dengan bentuk tulisan vertikal). Untuk memanipulasi huruf dan paragraf lebih lanjut, Anda bisa menggunakan palet Character dan Paragraph. 

3. Menggambar, digunakan untuk menggambar. 
- Pencil Tool , menghasilkan gambar seperti goresan pensil. 


- Brush Tool , menghasilkan gambar kuas. Pilihan air brush pada option bar membuat brush tool berfungsi seperti cat semprot. Penerapannya pada suatu tempat secara terus menerus mengakibatkan warna semakin banyak (menyebar) sampai pada titik jenuh (tidak ada perubahan lagi). Ukuran dan bentuk kuas dapat diubah melalui option bar. 

- History Brush Tool dan Art History Tool , menghasilkan gambar bentuk kuas dikombinasikan dengan history (langkah sebelumnya)

Menggambar bentuk tertentu; 
- Rectangle Tool (persegi panjang) , 


- Rounded Rectangle Tool (persegi pangang dengan sudut tumpul) , 

- Ellipse Tool (lingkaran dan elips) , 

- Polygon Tool (segi banyak), 

- Line Tool (garis),

- Custom Shape Tool (bentuk kompleks). 

- Path : menggambar kurva vektor (bukan bitmap) baik terbuka ataupun tertutup. Bentuk path bisa dimodifikasi lebih lanjut dengan mengubah posisi dan arah segmen dan kait. 

4. Pewarnaan, digunakan untuk meramu warna. 
- Gradien Tool , memberi warna gradasi pada gambar. Warna yang digunakan bisa diedit melalui option bar 


- Paint Bucket Tool , bisa memberi warna atau pattern/pola pada gambar 

5. Perpindahan, digunakan untuk memindahkan gambar atau bagian yang diseleksi. Bisa dilakukan dengan tombol panah pada keyboard dan move tool.

6. Transformasi, digunakan untuk mengubah posisi, ukuran atau bentuk gambar. Modifikasi yang bisa dilakukan melalui menu Edit | Free Transform atau Edit | Transform antara lain: 
- Scale, mengubah besar skala/ukuran gambar 


- Rotate, memutar gambar 

- Skew, pergeseran. Misalnya mengubah bujur sangkar menjadi jajaran genjang 

- Distort, kombinasi antara skew dan scale 

- Perspective, sebagai contoh membuat bujur sangkar menjadi segitiga sama kaki atau jajaran genjang 

- Flip, mencerminkan gambar baik secara horizontal maupun vertikal 

7. Cropping , digunakan untuk mengubah gambar berupa memotong ataupun memperluas areanya. Selain itu bisa ditentukan resolusi, panjang dan lebar gambar yang baru pada hasil cropping. Dilakukan dengan Crop Tool . 

8. Duplikasi. Digunakan untuk menduplikat (menggandakan) gambar atau pattern (pola). 
- Clone Stamp Tool digunakan untuk meenduplikasi area tertentu pada gambar 


- Pattern Stamp Tool digunakan untuk menduplikasi pattern (pola) pada gambar. Pattern adalah pola (berupa gambar kecil) yang disusun secara berurutan (grid) menghasilkan gambar yang lebih besar. Analogikan dengan ubin = pattern dan lantai = gambar. 

9. Memperbaiki gambar, digunakan untuk menghilangkan atau mengganti bagian tertentu gambar yang tidak diinginkan. 
- Patch Tool : mengubah bagian tertentu pada gambar dengan gambar lain 


- Healing Tool : mengubah bagian tertentu pada gambar dengan gambar lain. Kelebihannya dari patch tool adalah kemampuan untuk menyesuaiakan gambar baru (tekstur, pencahayaan dan bayangan) dengan lingkungan. 

10. Menghapus, digunakan untuk menghapus bagian tertentu gambar. 
- Eraser Tool menghapus


- Background Eraser Tool menghapus gambar background 

- Magic Eraser Tool , menghapus dengan melakukan seleksi secara otomatis 

11. Efek ketajaman dan Smudge. 
- Blur Tool , dipakai untuk mengaburkan gambar. 


- Sharpen Tool , dipakai untuk menambah ketajaman gambar. 

- Smudge Tool , dipakai untuk memberi efek smudge (seperti terkena gosokan tangan). 

12. Efek fotografi. 
- Dodge Tool , digunakan untuk mengatur pencahayaan (exposure) agar lebih terang (light). 


- Burn Tool , digunakan untuk mengatur pencahayaan agar lebih gelap (dark). 

- Sponge Tool , digunakan untuk mengatur tingkat saturasi pada gambar.

13. Slice Tool , digunakan untuk memotong gambar menjadi bagian yang lebih kecil. Sering dipakai untuk membuat layout table pada halaman web (HTML). 

Fungsi Tambahan pada Photoshop 7 

Dengan fungsi tambahan berikut, pekerjaan bisa lebih mudah dan singkat untuk dikerjakan. Perangkat bantu, membantu dalam manipulasi gambar dengan Photoshop, antara lain: 
- Palet Navigator, membantu navigasi pada gambar yang besar. 


- Palet Info, menampilkan informasi yang sering dibutuhkan.

- Zoom Tool, memperbesar atau memperkecil tampilan gambar. 

- Hand Tool, scrolling pada gambar. 

- Color Sample Tool , melihat nilai warna pada suatu daerah (titik). 

- Eye Dropper Tool , menentukan warna background dan foreground toolbox. 

- Measure Tool , mengukur jarak dan sudut. 

- Palet file browser, membrowse (melihatlihat) file yang akan dibuka/diedit 

- Palet tool preset, menyimpan konfigurasi option bar. Untuk meload kembali tinggal klik dan konfigurasi option bar langsung berubah ke nilai yang telah disave (disimpan sebelumnya). 

- Workspace, menentukan letak tooltool pada Photoshop. Untuk menyimpan dan meload kembali worspace gunakan menu Window | Workspace |. Misal untuk mereset workspace ke keadaan default, gunakan menu Window | Workspace | Reset Palette Locations.

- Layer, adalah lembaranlembaran bertumpuk yang membangun sebuah gambar (file dengan ekstension .PSD). Gunakan palet layers untuk mempermudah mengedit file dengan layer. 

- Action, digunakan untuk mengeksekusi perintahperintah tertentu secara otomatis. Dengan Action, kita bisa merekam (record) dan mengeksekusi kembali (play) langkahlangkah dalam memanipulasi file yang telah dilakukan. Action sering digunakan untuk mempermudah dan mempercepat proses manipulasi agar tidak harus mengulang secara manual. Karena bisa disimpan dalam bentuk file (dengan ekstension .ATN), kita bisa tukarmenukar Action. Selain itu, kita juga bisa mempelajari langkahlangkah action milik orang lain dalam memanipulasi image. Dengan menggunakan batch (menu File | Automate | Batch), Action bisa dieksukesi pada beberapa file gambar sekaligus. 

PENGGUNAAN EFEK

Dengan hanya operasi dasar yang diutarakan sebelumnya, karya yang dihasilkan masih terbatas dan belum tentu memuaskan. Misalnya untuk menggambar warna emas, kristal, efek pencahayaan lensa, dll, akan sulit dilakukan. Untuk itu Photoshop menyediakan fungsi efek, antara lain: 

1. Blending Mode, menentukan hasil pencampuran warnawarna pada gambar. Pengubahan jenis blending mode akan menghasilkan warna yang berbeda pula. Bisa diubah melalui palet layers, misalnya: Normal, Dissolve, Darken, dll. 

2. Layer Style, mengatur style yang diterapkan pada suatu layer. Bisa diakses melalui menu Layer | Layer Style |. Anda bisa memanipulasi style lebih lanjut termasuk menerapkan, menyimpan style dengan palet style. 

3. Filter, digunakan untuk membuat efek tertentu (special effect) secara otomatis pada gambar. Ada 14 filter builtin dalam Photoshop, meliputi : Artistic, Blur, Brush Strokes, Distort, Noise, Pixelate, Render, Sharpen, Sketch, Stylize, Texture, Video, Other, dan Digimarc. Kita dapat menambahkan dengan mencari plugins yang ada di internet untuk menambahkan berbagai macam efek yang menarik dan terbaru pada program photoshops 7 

TIPS SEBELUM MEMULAI 

Sebelum mulai menggunakan Photoshop, ada beberapa tips yang mungkin berguna bagi Anda yang masih awam. 

1. Untuk mengetahui cara penggunaan tool dari toolbox yang sedang aktif, perhatikan status bar (di bagian bawah). Status bar akan menampilkan petunjuk cara penggunaan tool dikombinasikan dengan tombol keyboard (Ctrl, Alt, Shift, dll) 

2. Shortcut (hotkey), mengeksekusi perintah tertentu langsung melalui keyboard yang sering dipakai:
· Menyembunyikan dan menampilkan palet, option bar dan toolbox (Tab)


· Menggunakan Move Tool sementara (Ctrl)

· Membatalkan seleksi (Ctrl + D)

fungsi adobe photoshop

Adobe Photoshop™ merupakan salah satu program pengolah gambar profesional. Banyak dipakai oleh desainer dalam mengolah gambar sehingga sesuai dengan yang dikehendaki. Dengan berbagi penambahan fasilitas yang sebelumnya tidak terdapat pada release dibawahnya, Adobe Photoshop 7 menduduki peringkat 1 di dunia software editing photo. Dan terbukti paling banyak dipakai. Pada kesempatan kali ini kita akan belajar mengenal Adobe Photoshop sebagai program pengolah gambar yang dapat kita manfaatkan untuk membantu memvisualisasikan ide kita guna menghasilkan karya grafis yang bermanfaat untuk tujuan hobby ataupun untuk membantu penjelasan materi perkuliahan di kelas.

Mengenal Photoshop 7.0

1. Toolbox (Window | Tools)

Untuk membuat atau mengedit gambar tentu dibutuhkan peralatan yang memadai. Toolbox dalam Photoshop berisi sekumpulan tool yang sering dipakai dan masingmasing mempunyai fungsi berbeda.

2.Option Bar

Setiap tool (alat) pada toolbox mempunyai setting yang bisa diubah sesuai dengan kebutuhan. Untuk itu disediakan Option Bar (Window | Options).

3. Palet

Palet digunakan sebagai perangkat bantu sehingga gambar bisa diedit lebih mudah dan cepat. Palet yang ada pada Photoshop, antara lain: Navigator, Info, Color, Swatches, Styles, History, Actions, Layers, Channels, Paths, Paragraph, Tool Preset dan Character.
Kegunaan Tools Dasar pada Photoshop 7.

Hasil manipulasi gambar yang bagus pada dasarnya dibuat dengan melakukan operasioperasi dasar dalam urutan tertentu. Berikut adalah beberapa operasi dasar yang sering digunakan:

1. Seleksi, digunakan untuk memilih area gambar yang akan diedit. Dengan demikian, manipulasi yang dilakukan pada gambar hanya akan berpengaruh pada bagian yang diseleksi saja.
- Marquee Tool: Rectangular (seleksi berbentuk persegi panjang)


- Elliptical (seleksi berbentuk elips dan lingkaran)

- Single Row (seleksi satu baris dengan tinggi satu pixel)

- Single Column (seleksi satu kolom dengan lebar satu pixel)

- Magic Wand Tool , membuat seleksi otomatis pada gambar berdasarkan keadaan warna gambar itu sendiri. Bagian gambar yang mempunyai warna sama (atau hampir sama) akan diseleksi.

- Lasso Tool membuat seleksi berdasarkan gerakan mouse.

- Polygonal : seleksi segi banyak.

- Magnetic : seleksi berdasar gerak mouse dikombinasikan dengan warna pada gambar.

- Mask, channels dan path, digunakan untuk memanipulasi seleksi lebih lanjut (menyimpan seleksi, meload seleksi, seleksi dengan gradasi, dll).

- Guide, Grid dan Ruler, digunakan untuk memudahkan seleksi obyek.

2. Menulis, digunakan untuk membuat tulisan pada gambar. Anda bisa menggunakan Type Tool
- horizontal (tulisan mendatar),


- vertical (tulisan vertikal),

- horizontal mask (seleksi dengan bentuk tulisan mendatar),

- vertical mask (seleksi dengan bentuk tulisan vertikal). Untuk memanipulasi huruf dan paragraf lebih lanjut, Anda bisa menggunakan palet Character dan Paragraph.

3. Menggambar, digunakan untuk menggambar.
- Pencil Tool , menghasilkan gambar seperti goresan pensil.


- Brush Tool , menghasilkan gambar kuas. Pilihan air brush pada option bar membuat brush tool berfungsi seperti cat semprot. Penerapannya pada suatu tempat secara terus menerus mengakibatkan warna semakin banyak (menyebar) sampai pada titik jenuh (tidak ada perubahan lagi). Ukuran dan bentuk kuas dapat diubah melalui option bar.

- History Brush Tool dan Art History Tool , menghasilkan gambar bentuk kuas dikombinasikan dengan history (langkah sebelumnya)

Menggambar bentuk tertentu;
- Rectangle Tool (persegi panjang) ,


- Rounded Rectangle Tool (persegi pangang dengan sudut tumpul) ,

- Ellipse Tool (lingkaran dan elips) ,

- Polygon Tool (segi banyak),

- Line Tool (garis),

- Custom Shape Tool (bentuk kompleks).

- Path : menggambar kurva vektor (bukan bitmap) baik terbuka ataupun tertutup. Bentuk path bisa dimodifikasi lebih lanjut dengan mengubah posisi dan arah segmen dan kait.

4. Pewarnaan, digunakan untuk meramu warna.
- Gradien Tool , memberi warna gradasi pada gambar. Warna yang digunakan bisa diedit melalui option bar


- Paint Bucket Tool , bisa memberi warna atau pattern/pola pada gambar

5. Perpindahan, digunakan untuk memindahkan gambar atau bagian yang diseleksi. Bisa dilakukan dengan tombol panah pada keyboard dan move tool.

6. Transformasi, digunakan untuk mengubah posisi, ukuran atau bentuk gambar. Modifikasi yang bisa dilakukan melalui menu Edit | Free Transform atau Edit | Transform antara lain:
- Scale, mengubah besar skala/ukuran gambar


- Rotate, memutar gambar

- Skew, pergeseran. Misalnya mengubah bujur sangkar menjadi jajaran genjang

- Distort, kombinasi antara skew dan scale

- Perspective, sebagai contoh membuat bujur sangkar menjadi segitiga sama kaki atau jajaran genjang

- Flip, mencerminkan gambar baik secara horizontal maupun vertikal

7. Cropping , digunakan untuk mengubah gambar berupa memotong ataupun memperluas areanya. Selain itu bisa ditentukan resolusi, panjang dan lebar gambar yang baru pada hasil cropping. Dilakukan dengan Crop Tool .

8. Duplikasi. Digunakan untuk menduplikat (menggandakan) gambar atau pattern (pola).
- Clone Stamp Tool digunakan untuk meenduplikasi area tertentu pada gambar


- Pattern Stamp Tool digunakan untuk menduplikasi pattern (pola) pada gambar. Pattern adalah pola (berupa gambar kecil) yang disusun secara berurutan (grid) menghasilkan gambar yang lebih besar. Analogikan dengan ubin = pattern dan lantai = gambar.

9. Memperbaiki gambar, digunakan untuk menghilangkan atau mengganti bagian tertentu gambar yang tidak diinginkan.
- Patch Tool : mengubah bagian tertentu pada gambar dengan gambar lain


- Healing Tool : mengubah bagian tertentu pada gambar dengan gambar lain. Kelebihannya dari patch tool adalah kemampuan untuk menyesuaiakan gambar baru (tekstur, pencahayaan dan bayangan) dengan lingkungan.

10. Menghapus, digunakan untuk menghapus bagian tertentu gambar.
- Eraser Tool menghapus


- Background Eraser Tool menghapus gambar background

- Magic Eraser Tool , menghapus dengan melakukan seleksi secara otomatis

11. Efek ketajaman dan Smudge.
- Blur Tool , dipakai untuk mengaburkan gambar.


- Sharpen Tool , dipakai untuk menambah ketajaman gambar.

- Smudge Tool , dipakai untuk memberi efek smudge (seperti terkena gosokan tangan).

12. Efek fotografi.
- Dodge Tool , digunakan untuk mengatur pencahayaan (exposure) agar lebih terang (light).


- Burn Tool , digunakan untuk mengatur pencahayaan agar lebih gelap (dark).

- Sponge Tool , digunakan untuk mengatur tingkat saturasi pada gambar.

13. Slice Tool , digunakan untuk memotong gambar menjadi bagian yang lebih kecil. Sering dipakai untuk membuat layout table pada halaman web (HTML).

Fungsi Tambahan pada Photoshop 7

Dengan fungsi tambahan berikut, pekerjaan bisa lebih mudah dan singkat untuk dikerjakan. Perangkat bantu, membantu dalam manipulasi gambar dengan Photoshop, antara lain:
- Palet Navigator, membantu navigasi pada gambar yang besar.


- Palet Info, menampilkan informasi yang sering dibutuhkan.

- Zoom Tool, memperbesar atau memperkecil tampilan gambar.

- Hand Tool, scrolling pada gambar.

- Color Sample Tool , melihat nilai warna pada suatu daerah (titik).

- Eye Dropper Tool , menentukan warna background dan foreground toolbox.

- Measure Tool , mengukur jarak dan sudut.

- Palet file browser, membrowse (melihatlihat) file yang akan dibuka/diedit

- Palet tool preset, menyimpan konfigurasi option bar. Untuk meload kembali tinggal klik dan konfigurasi option bar langsung berubah ke nilai yang telah disave (disimpan sebelumnya).

- Workspace, menentukan letak tooltool pada Photoshop. Untuk menyimpan dan meload kembali worspace gunakan menu Window | Workspace |. Misal untuk mereset workspace ke keadaan default, gunakan menu Window | Workspace | Reset Palette Locations.

- Layer, adalah lembaranlembaran bertumpuk yang membangun sebuah gambar (file dengan ekstension .PSD). Gunakan palet layers untuk mempermudah mengedit file dengan layer.

- Action, digunakan untuk mengeksekusi perintahperintah tertentu secara otomatis. Dengan Action, kita bisa merekam (record) dan mengeksekusi kembali (play) langkahlangkah dalam memanipulasi file yang telah dilakukan. Action sering digunakan untuk mempermudah dan mempercepat proses manipulasi agar tidak harus mengulang secara manual. Karena bisa disimpan dalam bentuk file (dengan ekstension .ATN), kita bisa tukarmenukar Action. Selain itu, kita juga bisa mempelajari langkahlangkah action milik orang lain dalam memanipulasi image. Dengan menggunakan batch (menu File | Automate | Batch), Action bisa dieksukesi pada beberapa file gambar sekaligus.

PENGGUNAAN EFEK

Dengan hanya operasi dasar yang diutarakan sebelumnya, karya yang dihasilkan masih terbatas dan belum tentu memuaskan. Misalnya untuk menggambar warna emas, kristal, efek pencahayaan lensa, dll, akan sulit dilakukan. Untuk itu Photoshop menyediakan fungsi efek, antara lain:

1. Blending Mode, menentukan hasil pencampuran warnawarna pada gambar. Pengubahan jenis blending mode akan menghasilkan warna yang berbeda pula. Bisa diubah melalui palet layers, misalnya: Normal, Dissolve, Darken, dll.

2. Layer Style, mengatur style yang diterapkan pada suatu layer. Bisa diakses melalui menu Layer | Layer Style |. Anda bisa memanipulasi style lebih lanjut termasuk menerapkan, menyimpan style dengan palet style.

3. Filter, digunakan untuk membuat efek tertentu (special effect) secara otomatis pada gambar. Ada 14 filter builtin dalam Photoshop, meliputi : Artistic, Blur, Brush Strokes, Distort, Noise, Pixelate, Render, Sharpen, Sketch, Stylize, Texture, Video, Other, dan Digimarc. Kita dapat menambahkan dengan mencari plugins yang ada di internet untuk menambahkan berbagai macam efek yang menarik dan terbaru pada program photoshops 7

TIPS SEBELUM MEMULAI

Sebelum mulai menggunakan Photoshop, ada beberapa tips yang mungkin berguna bagi Anda yang masih awam.

1. Untuk mengetahui cara penggunaan tool dari toolbox yang sedang aktif, perhatikan status bar (di bagian bawah). Status bar akan menampilkan petunjuk cara penggunaan tool dikombinasikan dengan tombol keyboard (Ctrl, Alt, Shift, dll)

2. Shortcut (hotkey), mengeksekusi perintah tertentu langsung melalui keyboard yang sering dipakai:
· Menyembunyikan dan menampilkan palet, option bar dan toolbox (Tab)


· Menggunakan Move Tool sementara (Ctrl)

· Membatalkan seleksi (Ctrl + D)

Pengertian photoshop

Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS, versi sembilan disebut Photoshop CS2 dan terakhir ini adalah Adobe Photoshop CS3 (Creative Suite).

Photoshop tersedia untuk Microsoft Windows, Mac OS X, dan Mac OS; versi 9 ke atas juga dapat digunakan oleh sistem operasi lain seperti Linux dengan bantuan perangkat lunak tertentu seperti CrossOver.

Senin, 30 Maret 2009

Anda dapat mendownload file latihan Membuat Foto Menjadi Karya Cat Air terlebih dahulu.

Nantinya anda dapat menerapkan teknik ini untuk foto/gambar lainnya. Ikuti panduan langkah-langkah berikut ini :
Buka file foto yang telah didownload atau anda bisa menggunakan foto yang anda miliki. Caranya pilih menu File > Open atau Klik ganda pada area yang kosong.
Disini kita akan memerlukan dua buah layer dimana layer satunya akan menjadi warna cat air dan layer satunya akan menjadi sketsa dari gambar. Oleh karena itu, duplikasi layer Background dengan cara pilih menu Layer > Duplicate Layer dan beri nama layer baru tersebut dengan nama “sketsa”. 


Dalam langkah yang ketiga ini kita akan menjadikan salah satu layer di atas menjadi warna cat air. Dalam Photoshop kita mengenal Watercolor Filter yaitu efek untuk membuat karya cat air. Dalam tutorial ini kita tidak akan menggunakan Watercolor Filter tetapi menggunakan cara yang lain. Kenapa? karena Watercolor Filter akan menghasilkan karya cat air yang kurang alami dimana gambar menjadi terlalu gelap dan sapuan dari kuas menjadi kelihatan tidak alami.Lakukan langkah-langkah berikut ini:Aktifkan layer Background dengan cara klik pada layer Background.Sembunyikan layer “sketsa” dengan cara klik icon mata di sebelah kiri layer. 



Jalankan Filter > Artistic > Dry Brush sehingga muncul kotak dialog Dry Brush. Cobalah untuk mengatur Brush Size, Brush Detail dan Texture sehingga menghasilkan karya yang sesuai dengan keinginan anda (di sini saya mencoba menggunakan 9, 9, dan 1). Setelah itu klik Ok.



Untuk menghaluskan dan memberikan kesan sapuan kuas yang alami, jalankan Filter > Blur > Smart Blur maka akan muncul kotak dialog Smart Blur. Coba atur Radius berkisar antara 10 dan Treshold berkisar antara 50. Sebelum memilih Ok, jangan lupa mengatur Quality menjadi High dan Mode menjadi Normal.

Sampai pada tahap ini, kita telah membuat warna cat air yang terlihat alami.
Selanjutnya kita akan bekerja dengan layer “sketsa”. Ikuti langkah-langkah berikut ini:Klik pada layer “sketsa” untuk membuatnya aktif.Jalankan Image > Adjustments > Desaturate untuk membuang warna gambar.Jalankan Filter > Blur > Smart Blur kemudian atur Quality menjadi High dan Mode menjadi Edge Only.
Pada langkah ini, kita akan mengkombinasikan kedua layer. Pada Layer palette, klik menu pop-up dan pilih Multiply. Biarkan Opacity tetap pada 100%. 


Pada langkah terakhir ini kita akan melakukan pengaturan warna.Untuk mencerahkan gambar anda dapat menggunakan adjustment layer sehingga suatu saat nanti anda dapat melakukan pengaturan ulang. Jalankan Layer > New Adjustment Layer > Levels untuk menampikan kotak dialog New Layer. Pilih Ok untuk menampilan kotak dialog Levels. Atur Input Levels menjadi 0, 1, dan 150 kemudian pilih Ok.Sekarang kita akan memberi warna yang berbeda pada gambar. Jalankan Layer > New Adjustment Layer > Hue/Saturation dan atur warnanya sesuai dengan keinginan anda.
Selesai. 



Ditulis oleh admin dalam kategori Tutorial